May 16, 2022

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BLITAR

Jl. Raya Blitar Malang km 06 Jurang Menjing Kelurahan garum

Hari Disabilitas Internasional, Momen Berbagi Motivasi dari Penyandang Disabilitas

Blitar, kpu.blitarkab.go.id – Setiap tanggal 3 Desember diperingati sebagai hari Disabilitas Internasional. Adapun tema dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun 2021 yaitu Kepemimpinan dan Partisipasi Penyandang Disabilitas menuju Tatanan Dunia yang Inklusif, Aksesibel, dan Berkelanjutan Pasca Covid-19. Dalam rangka memperingati hari tersebut, KPU Kabupaten Blitar mengadakan kegiatan Podcast untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional yang dipandu oleh M. Bahaudin, Komisioner KPU divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM dengan Narasumber Ahmad Sugik, Ketua PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) Kabupaten Blitar dan Untung Prasetyo, Anggota PPDI Kabupaten Blitar.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional bagi Ahmad Sugik dan teman-teman penyandang disabilitas yang lain merupakan sebuah momentum yang istimewa. Menurut Sugik, sapaan akrabnya, disabilitas jangan hanya berpangku tangan dan harus bergerak di bidang apapun, yang penting harus pro-aktif di segala bidang untuk membuktikan bahwa disabilitas itu mampu dan bisa untuk ikut membangun Kabupaten Blitar menjadi lebih baik. “Saya dulu memang tidak pernah berpikiran membentuk organisasi untuk disabilitas, namun niat saya atau niat kami semua yang terpenting teman-teman disabilitas itu harus tetap bekerja. Jangan sampai berpangku tangan dan jangan sampai orang disabilitas itu menjadi beban orang tua maupun lingkungan sekitar. Maka dari itu, saya mengadakan pelatihan dengan mandiri dan lama-kelamaan pemerintah juga memandang yang akhirnya dibimbing melalui dinas sosial dengan mengadakan pelatihan-pelatihan sehingga sebagian besar bisa berwirausaha,” ujarnya.

Sedangkan bagi Untung, penyandang disabilitas itu jangan terlalu rendah, harus terus berkarya supaya terus berkembang dan jangan kalah juga dari orang-orang yang lainnya. “Khususnya untuk warga Kabupaten Blitar, untuk masyarakat semuanya pada umumnya. Bahwasanya di sini, disabilitas mempunyai hak yang sama, tolong gunakan hak itu untuk menjadikan momentum atau rasa semangat agar lebih baik,” ujarnya.

Ahmad Sugik menambahkan, meskipun harus menyandang disabilitas, tetap selalu beryukur dan tetap berinovasi. “Wong cacat ojo mlarat. Maksudnya gini, ojo mlarat bersyukur, ojo mlarat nrimo, ojo mlarat berinovasi. Dan kita harus sugih, sugih berinovasi, sugih bersyukur, pasti hidup kita akan aman dan nyaman meskipun dalam situasi keterbatasan. (Orang cacat jangan miskin. Maksudnya begini, jangan miskin dalam bersyukur, jangan miskin dalam menerima, jangan miskin dalam berinovasi. Dan kita harus kaya, kaya dalam berinovasi, kaya dalam bersyukur, pasti hidup kita akan aman dan nyaman meskipun dalam situasi keterbatasan.)“ ujarnya.

Dalam sesi penutup, Bahaudin menambahkan bahwa banyak inspirasi dan motivasi yang didapat dalam kegiatan tersebut. “Setelah menderngar hal ini, banyak inspirasi, motivasi, dan catatan yang bisa didapatkan dari penyandang disabilitas bagi kita yang terlahir dengan kondisi normal, jangan mau kalah dengan mereka,” ujar M. Bahaudin. (aaa)

Follow by Email
YouTube
Instagram